• Breaking News

    Jumat, 20 Desember 2019

    Kader PKS Diajak Berjuang Jiwa dan Raga Membela Indonesia

    Narasumber Wawasan Kebangsaan dari TNI dan Wakil Walikota Salatiga, Muh. Haris menyanyikan Lagu Nasional "Maju Tak Gentar" dalam sesi materi Wawasan Kebangsaan dalam Kemah Kebangsaan PKS di Senjoyo, Sabtu (21/12)

    Tengaran-Ratusan kader PKS Jawa Tengah yang mengikuti Kemah Kebangsaan mendapatkan materi Wawasan Kebangsaan dari Koramil Tengaran, Sabtu (21/12) di Buper Senjoyo. Tri Purwanto, Wakil Komandan Ramil 06 Tengaran sebagai narasumber mengajak kepada kader PKS untuk berjuang dengan jiwa dan raga mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

    “Kami mengajak kepada kader PKS. Mari kita pertahankan kemerdekaan Indonesia dengan cara aktif berjuang di bidang kita masing-masing segenap jiwa dan raga kita,” Tri Purwanto.

    Ia menambahkan mengutip yang disampaikan oleh Presiden Jokowi, bahwa pertahanan dan keamanan negara Indonesia harus dijaga dan diupayakan dengan sungguh-sungguh. Oleh karenanya ia merangkul Prabowo Subianto menjadi Menteri Pertahanan dan Keamanan Republik Indonesia.

    Abdur Rokhim, Ketua Panitia mengatakan bahwa Kemah Kebangsaan DPW PKS Jawa Tengah digelar selama dua hari dan akan berakhir besok sore hari Minggu (22/12). Kemah Kebangsaan ini bertujuan untuk meningkatan kapasitas kader PKS terkait wawasan kebangsaan dan bela negara. Selain itu juga sebagai sarana untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat dan memperkokoh soliditas kader.

    “Kemah dilaksanakan selama dua hari penuh. Para peserta akan mengikuti berbagai menu kegiatan yang akan meningkatkan semangat cinta tanah air, kebugaran, dan ukhuwah. Kami melihat peserta sangat menikmati acara seperti ini. Semoga bermanfaat bagi kader PKS sebagai bekal berkhidmat untuk rakyat,” kata Rokhim.

    Diakhir sesi materi Wawasan Kebangsaan, narasumber dari unsur TNI, Muh. Haris (Wakil Walikota Salatiga), dan para peserta menyanyikan lagu nasional “Maju Tak Gentar” bersama-sama dengan semangat.

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar